![]() |
| Jual Supertonik Madukuat/ 0888 0253 6264 |
Merokok pasif berarti menghirup asap tembakau dari rokok
orang lain. Hal ini sangat berbahaya bagi semua orang, baik anak-anak, wanita
hamil, maupun orang-orang disekitar perokok aktive tersebut. Perokok pasif
memiliki tingkat resiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS), penyakit
telinga, asma, penyakit pernapasan, kanker paru-paru, dan penyakit jantung
koroner.
Dalam asap rokok, terkandung +/- 7.000 bahan kimia yang
terdiri dari partikel dan gas, dan lebih dari 50% dari kandungan tersebut
diketahui dapat menyebabkan kanker. Perokok pasif merupakan salah satu kelompok
yang memiliki resiko yang lebih tinggi untuk terkena kanker paru-paru. Senyawa
seperti amonia, sulfur dan formaldehida yang terdapat dalam asap rokok dapat
mengakibatkan iritasi pada mata, hidung, tenggorokan dan paru-paru.
Senyawa-senyawa tersebut sangat berbahaya untuk orang-orang yang memiliki
kondisi gangguan pernapasan seperti bronkitis atau asma. Paparan asap yang
terhirup oleh orang-orang tersebut dapat memicu semakin memburuknya gejala.
Berikut ini beberapa resiko kesehatan perokok pasif :
1. Gangguan kehamilan
Sekitar 12% wanita hamil menjadi perokok aktive di
Australia. Wanita hamil baik itu sebagai perokok aktive maupun perokok pasive
memiliki resiko yang serius terhadap perkembangan janin di dalam rahim. Risiko
kesehatan bagi ibu yang menjadi perokok aktive maupun pasive selama kehamilan
meliputi
ü
Meningkatkan resiko keguguran dan kelahiran mati
ü
Meningkatkan resiko kelahiran premature dan
berat badan lahir yang rendah
ü
Kematian bayi secara tiba-tiba yang meliputi
sindrom kematian bayi mendadak (SIDS
ü
Meningkatkan resiko komplikasi selama kehamilan
dan kelahiran
2. Meningkatkan resiko penyakit gangguan pernafasan
Asap tembakau atau perokok pasif merupakan penyebab langsung
dari penyakit paru-paru pada orang dewasa dan anak-anak. Perokok pasif
dapat meningkatkan resiko timbulnya
kanker paru-paru sebagai penyebab kematian yang signifikan pada orang dewasa.
Hal ini dikarenakan bahaya asap rokok yang terhirup dapat mengganggu fungsi
paru-paru, meningkatkan produksi sputum dan batuk, serta menimbulkan
ketidaknyamanan pada dada.
Sedangkan pada anak-anak yang menjadi perokok pasif dapat
meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan bawah (LRTIs), seperti bronkitis
dan pneumonia. Diperkirakan sekitar 150.000-300.000 kasus infeksi saluran
pernafasan bawah pada anak-anak dikaitkan dengan masalah perokok pasive setiap
tahunnya. Perokok pasif juga dapat mengakibatkan peningkatan prevalensi cairan
di telinga tengah, iritasi saluran pernafasan bagian atas, dan berkurangnya
fungsi paru-paru. Selain itu, menjadi perokok pasif juga dapat meningkatkan
keparahan asma pada anak-anak.
3. Meningkatkan resiko penyakit jantung dan stroke
![]() |
| Jual Supertonik Madukuat/7595 EE25 my pin |
Salah satu efek dari merokok pasif adalah dengan
meningkatnya resiko seseorang untuk mengalami gangguan jantung. Paparan asap
rokok yang terhirup dalam jangka waktu yang pendek dapat meningkatkan
sensitivitas trombosit dan penurunan kemampuan jantung untuk menerima dan
memproses oksigen. Dan paparan asap rokok yang terhirup dalam jangka panjang
dapat menyebabkan penumpukan plak dan efek buruk pada kolesterol darah.
Perokok pasif dapat menyebabkan darah lebih lengket dan
kemungkinan untuk menggumpal, sehingga menyebabkan peningkatan risiko berbagai
kondisi kesehatan, termasuk serangan jantung dan stroke. Dari beberapa hasil
penelitian dapat disimpulkan bahwa merokok pasif dapat meningkatkan tingkat
kematian akibat jantung koroner di Amerika Serikat sebesar 20% sampai 70%.
Menurut Environmental Protection Agency prosedur menunjukkan bahwa pada tahun
1985 diperkirakan 62.000 kematian penyakit jantung iskemik di Amerika Serikat
disebabkan oleh paparan asap tembakau di lingkungan mereka. Untuk itu, para
ahli kesehatan sangat menyarankan pasien untuk menghindari paparan asap rokok
baik itu di rumah, di tempat kerja, maupun di tempat-tempat umum.
4. Penyempitan pembuluh darah (Atersklerosis)
Aterosklerosis merupakan gangguan penyakit yang disebabkan
oleh penyempitan dan pengerasan pembuluh darah. Aterosklerosis terjadi pada
pembuluh darah di jantung.Penyumbatan
pembuluh darah ini dapat berakibat fatal. Darah yang telah menggumpal dan
bercampur dengan lemak yang menempel di pembuluh darah dapat mengakibatkan
serangan jantung, stroke, serta menjadi penyebab kematian mendadak.
5. Infeksi telinga bagian tengah
Menurut Kepala Investigator Dr Deborah Lehmann, yang
mengepalai the Institute’s infectious diseases research, mengatakan bahwa
infeksi telinga merupakan masalah yang bisa berakibat seumur hidup bagi
anak-anak. Sekitar 20% kasus infeksi saluran telinga bagian tengah (otitis)
terjadi pada anak-anak usia 1 hingga 2 tahun yang mana kondisi tersebut dapat
merusak sistem pendengaran yang pada akhirnya akan mempengaruhi hasil
pendidikan serta keadaan sosial mereka nantinya. Kebanyakan gangguan ini
disebabkan oleh paparan asap tembakau atau rokok. Untuk itu sangat penting
untuk menghindarkan anak-anak dari paparan asap rokok di lingkungan mereka.
6. Meningkatkan resiko meningokokus
![]() |
| Jual Supertonik Madukuat/0888 0253 6264 (smart) |
Meningokokus adalah suatu penyakit yang timbul akibat
infeksi yang disebabkan oleh kuman bakteri yang dikenal sebagai meningokokus.
Penyakit ini kadang-kadang dapat menyebabkan meningitis, keracunan darah,
kematian atau cacat.
Menurut Pusat Pengendalian Penyakit AS, paparan asap
tembakau, baik melalui perokok aktif maupun perokok pasif telah meningkatkan risiko pengembangan
penyakit ini. Peningkatan meningokokus pada perokok dan perokok pasif terjadi
karena adanya peningkatan kemampuan bakteri untuk mematuhi mucosa.
Ada bukti yang kuat yang dapat menunjukkan hubungan antara
merokok di rumah dan meningkatnya angka meningokokus pada anak-anak, yaitu
sebuah analisis yang diterbitkan pada tahun 2010 yang menemukan hubungan yang
signifikan antara paparan asap rokok dan kasus meningokokus pada anak-anak.
Para peneliti menganalisis 42 studi dan menemukan bahwa anak-anak yang terpapar
asap rokok memiliki resiko dua kali untuk mendapatkan meningokokus invasif.
7. Dapat mengurangi kadar vitamin dan antioksidan dalam
darah
Menghirup paparan asap rokok dapat mengurangi konsentrasi
askorbat, antioksidan penting dalam darah, bahkan ketika jumlah paparan asap
minimal. Studi telah menunjukkan bahwa konsentrasi askorbat darah anak yang
mengalami paparan asap rokok berada di bawah orang-orang dari anak-anak tidak
terkena paparan. Anak-anak yang terpapar
asap rokok harus didorong untuk mengkonsumsi peningkatan jumlah makanan
yang kaya vitamin C atau harus diberi jumlah yang setara dengan vitamin ini
sebagai suplemen.
8. Meningkatkan resiko kanker
Meskipun orang-orang yang tidak merokok tetapi mengalami
paparan jangka panjang asap rokok (perokok pasif) memiliki risiko 20 sampai 30 % lebih tinggi
untuk terkena kanker paru-paru. Banyak bukti telah menunjukkan bahwa menjadi perokok
pasif dapat meningkatkan risiko stroke, kanker sinus hidung, kanker
tenggorokan, kanker payudara, kanker paru-paru, serta berbagai jenis penyakit
lainnya.
9. Lebih berisiko untuk menjadi perokok aktif
Jual Supertonik Madukuat
Pemesanan Hubungi:
0888 0253 6264 (smart)call/sms
7595 EE25 (pin BBM)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar