![]() |
| Jual Supertonik Madukuat/ 0888 0253 6264 |
Hal ini sering kali di alami
banyak orang setelah mengisi perut rasa kantuk langsung datang, namun jika di
turuti tidur setelah makan memiliki dampak negative bagi tubuh.
Tahukah anda jika langsung tidur
setelah makan bisa memberikan berbagai efek buruk bagi kesehatan? Langsung
tidur setelah makan memang terasa sangat enak, bagaimana tidak? setelah kenyang
makan langsung tidur untuk berisitirahat.
Namun sebaiknya anda mulailah
untuk menghilangkan kebiasaan buruk itu, karena langsung tidur setelah makan
bisa menyebabkan berbagai gangguan bagi tubuh anda, hingga stroke bisa anda
dapatkan bila anda tidak mengubah kebiasaan ini.
Berikut bahaya yang bisa
ditimbulkan jika langsung tidur setelah makan :
1. Berat badan naik
Untuk menurunkan berat badan, kamu harus
membakar kalori lebih banyak dari kalori yang masukke tubuh, makan larut malam
sangat berbahaya karena bisa membuat tubuh menumpuk lemak lebih banyak. Jika
kamu lapar tengah makan, sebaiknya cobalah mengisi perut dengan makanan sehat
seperti salad dan buah, bukan makanan tinggi kalori seperti kue atau pizza.
![]() |
| Jual Supertonik Madukuat/7595 EE25 |
2. Rasa panas di dada
Berbaring setelah makan mungkin akan
membuat merasa baik pada awalnya, tapi sementara tubuh beristirahat, sistem
pencernaan akan bekerja keras. Langsung tidur setelah makan bisa memicu sakit
maag, yang disebabkan oleh kelebihan asam lambung sehingga menimbulkan rasa
panas yang menyebar naik dari perut ke dada dan kadang sampai tenggorokan.
3. Refluks asam
Gastroesophageal reflux disease (GERD) atau
refluks asam terjadi karena katup antara perut dan kerongkongan tidak menutup
sepanjang jalan, hal ini memungkinkan asam lambung untuk kembali ke
tenggorokan, yang menyebabkan sensasi terbakar. Berbaring ke sisi kanan setelah
makan dapat memperburuk kondisi ini.
4. Stroke
Langsung tidur setelah makan juga dapat
meningkatkan peluang untuk mengalami stroke, menurut sebuah penelitian yang
dilakukan di University of Ioannina Medical School di Yunani. Penelitian yang
difokuskan pada 500 orang sehat, menemukan bahwa orang yang menunggu paling
lama antara makan dan tidur berada di risiko terendah mengalami stroke.
Teori pertama menyebutkan hal ini
terjadi karena refluks asam lebih mungkin menyebabkan apnea tidur, yaitu henti
napas saat tidur yang dapat meningkatkan risiko stroke. Teori lain menjelaskan
bahwa hal ini terjadi karena sistem pencernaan bekerja keras sehingga dampaknya
meningkatkan tekanan darah, kadar gula darah dan mungkin juga mempengaruhi
kolesterol yang meningkatkan peluang stroke. Namun penelitian lebih lanjut
diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan ini.
Jual Supertonik Madukuat
Pemesanan Hubungi:
0888 0253 6264 (smart)call/sms
7595 EE25 (pin BBM)
Pemesanan Hubungi:
0888 0253 6264 (smart)call/sms
7595 EE25 (pin BBM)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar